Berdiri di tengah gejolak kolonialisme, Mathla'ul Anwar lahir sebagai lentera pendidikan Islam di tanah Banten.
Pada tanggal 10 Syawal 1334 H, bertepatan dengan tanggal 9 Agustus 1916 M, para ulama di Menes, Pandeglang, dipelopori oleh KH Mas Abdurrahman, KH Tb Moh. Sholeh, dan KH Tb Yasin, mendirikan perguruan Mathla'ul Anwar. Nama ini memiliki arti 'Tempat Terbitnya Cahaya', mencerminkan harapan agar lembaga ini dapat menerangi kegelapan kebodohan umat saat itu.
Sejak awal berdiri, Mathla'ul Anwar menerapkan sistem pendidikan madrasah kelas (klasikal) yang revolusioner pada zamannya, meninggalkan sistem pengajaran tradisional yang kurang terstruktur. Perjalanan panjang selama lebih dari satu abad telah menempa Mathla'ul Anwar menjadi salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia yang memiliki ribuan cabang madrasah dan sekolah di berbagai provinsi.

